Di Arab Saudi, Merokok Sembarangan Bisa Didenda Rp 18 Juta

Subscribe kami dengan email untuk mendapat pemberitahuan tentang tulisan terbaru kami yang tentunya akan bermanfaat bagi kamu...

Masukkan Email Kamu Delivered by FeedBurner

Komite Nasional Pengendalian Tembakau Saudi tengah mengatur aturan tentang sanksi bagi para perokok yang merokok yang sembarangan di tempat-tempat umum. Bagi mereka yang melanggar, Arab Saudi akan mengenakan denda hingga 1.300 USD (sekitar 18 juta Rupiah).

Tidak hanya denda, Arab Saudi dalam tahapan berikutnya akan menyediakan klinik keliling untuk mengobati para perokok dalam kebijakan baru negeri kaya minyak tersebut mengenai tembakau, seperti dilansir landi Alarabiya, Rabu (7/2).

Hukuman yang diberikan untuk para pelanggar yaitu meliputi penggunaan rokok, cerutu, pipa, jig, shisha, atau cara lain untuk menikmati tembakau.

Bukan hanya itu, pada nantinya pihak negara Arab Saudi juga akan menjatuhkan hukuman kepada siapapun yang dinyatakan bersalah melakukan usaha pembuatan produk tembakau dan turunannya di Arab Saudi. Mereka akan dihukum dengan denda 20 ribu riyal.

Peraturan yang baru pada nantinya akan melarang orang-orang merokok di tempat umum seperti di lingkungan masjid, fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, budaya, tempat sosial dan amal, perusahaan, institusi, badan, pabrik, bank dan sejenisnya.

Peraturan larangan merokok tersebut juga mencakup di angkutan umum, darat, udara atau laut, tempat yang menawarkan makanan dan minuman, atau pabrik pengolahan dan kemasannya, serta SPBU, alat transportasi, gudang, lift dan toilet umum.

Di Arab Saudi, Merokok Sembarangan Bisa Didenda Rp 18 Juta
Di Arab Saudi, Merokok Sembarangan Bisa Didenda Rp 18 Juta. Sumber foto: Secercah Inspirasi

RUANGAN KHUSUS MEROKOK DI TEMPAT UMUM HARUS TERISOLASI

Seorang narasumber dari Arab Saudi yang tidak mau menyebutkan namanya menjelaskan, jika ada ruangan khusus merokok di tempat umum, harus terisolasi dan siapa saja berusia di bawah 18 tahun dilarang masuk. Aturan baru itu juga tidak membolehkan diskon atas harga rokok dan rokok tidak boleh diberikan sebagai hadiah atau contoh gratis.

Dia menjelaskan rokok hanya boleh dijual dalam kemasan tertutup, tidak boleh dijual di gerai mesin dan dalam fasilitas transportasi umum. Produk-produk mempromosikan rokok tidak boleh diimpor, dijual, atau ditawarkan.

Sumber yang sama bilang pelanggar atas aturan itu bisa didenda hingga 20 ribu riyal. Perokok dapat dikenai denda 200 riyal setiap kali ketahuan merokok di tempat dilarang dan denda bertambah jika kesalahan diulangi. “Uang denda akan dipakai buat membiayai kampanye bahaya merokok dan beragam lembaga amal terkait bahaya rokok,” ujarnya.

Komentar Facebook

Komentar

About Aa Nugraha 5 Articles
Proud to be a Muslim

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


*